verified Program Strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan

Program 100.000
Sultan Muda
Sumatera Selatan

Mencetak wirausaha muda inovatif untuk memajukan dan mendorong akselerasi ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Sultan Muda Logo
keyboard_arrow_down
Tentang Program

Membentuk Ekosistem Wirausaha Muda Sumsel

Program Sultan Muda adalah program strategis pemerintah daerah untuk mencetak wirausaha muda dengan semangat inovasi dan kepemimpinan.

Melalui pemberdayaan digital dan mentoring berkelanjutan, kami berkomitmen menumbuhkan kewirausahaan lokal yang mampu mendongkrak ekonomi daerah secara masif dan berkelanjutan.

100K
Target Sultan Muda
17
Kab / Kota
24/7
Portal Digital
Sultan Muda
Visi & Misi
Visi Program

"Sumsel Maju, Terdepan, dan
Berkelanjutan (MAPAN)"

Misi Program
devices

Digitalisasi Terpadu

Mendorong transformasi Sultan Muda tradisional menjadi ekosistem berteknologi tinggi secara terpadu.

hub

Kolaborasi Industri

Menjembatani pengusaha pemula dengan jejaring industri melalui business matching strategis.

savings

Mandiri Finansial

Meningkatkan akses kemudahan permodalan berbasis kinerja dan kepatuhan sistem.

Tujuan Program

Sasaran Strategis Sultan Muda

trending_up

Mencetak 100.000 Sultan Muda

Mencapai target pengesahan Sultan Muda terverifikasi resmi oleh OPD terkait.

work

Membuka Lapangan Kerja Baru

Akselerasi skala Sultan Muda berimplikasi langsung pada daya serap angkatan kerja daerah.

account_balance

Meningkatkan Ekonomi Daerah

Memajukan perputaran ekonomi mikro berbasis digital menuju pasar ekspor nasional.

Indikator Keberhasilan

Ukuran Capaian Program

01

Target 100.000 Sultan Muda Teregistrasi

Pendaftaran resmi via identifikasi digital QR Sultan Muda.

02

Akses Penyaluran Pembiayaan

Tersalurnya akses modal perbankan untuk peserta terverifikasi OPD.

03

Peningkatan Kapasitas & Skill

Kelulusan program sertifikasi dan parameter kelayakan Sultan Muda naik.

Kriteria

Siapa yang Bisa Bergabung?

person

Usia 17–40 Tahun

Warga negara ber-KTP Sumatera Selatan yang berjiwa muda dan bersemangat.

storefront

Memiliki Usaha / Ide Bisnis

Memiliki rintisan usaha atau ide gagasan startup yang siap tervalidasi.

lightbulb

Inovatif & Berdampak

Membawa potensi komersil serta nilai tambah bagi masyarakat dan ekosistem lokal.

Rangkaian Kegiatan

Program & Kegiatan Utama

Platform tata kelola untuk mendongkrak status Sultan Muda Anda secara profesional dan terukur.

school

Pelatihan Kewirausahaan

Kurikulum manajemen, marketing digital, hingga pembukuan.

groups

Mentoring Eksklusif

Konsultasi bisnis private dan pendampingan pakar OPD.

rocket_launch

Inkubasi Bisnis

Akselerasi ide Sultan Muda, verifikasi kualitas dan cetak identitas.

account_balance

Akses Permodalan

Menjembatani Sultan Muda lolos saring dengan pemodal nasional.

Informasi

Artikel Terbaru

Pemprov Sumsel dan OJK Luncurkan Kredit Sultan Muda & Bantuan 1.000 Akun Canva Premium
Artikel

Pemprov Sumsel dan OJK Luncurkan Kredit Sultan Muda & Bantuan 1.000 Akun Canva Premium

06 Juli 2026 Palembang. Komitmen Pemprov Sumatera Selatan dalam mencetak dan memperkuat ekosistem pengusaha muda lokal terus dipacu. Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, secara resmi membuka gelaran Sultan Muda Fair 2026 yang mengusung tagline strategis “Literasi Keuangan dan Kewirausahaan Digital”. Berlangsung di Kantor Otoritas Jasa Keuangan Regional 7 Sumsel, Senin (6/7/2026). Dalam sambutannya, Herman Deru mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam atas kolaborasi kuat dari berbagai instansi—mulai dari OJK, Bank Indonesia (BI), Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), hingga stakeholder lainnya yang konsisten mengawal pertumbuhan para wirausahawan muda yang dijuluki "Sultan Muda Sumsel". "Anak-anak muda kita harus adaptif dengan kecanggihan teknologi yang maju begitu cepat. Sebagai bentuk nyata akselerasi digital, hari ini diberikan bantuan 1.000 akun Canva Premium untuk para Sultan Muda agar produk mereka bisa bersaing dari segi visual dan pemasaran," ujar Herman Deru. Gubernur juga menceritakan pengalamannya saat meninjau langsung unit usaha para pengusaha muda ini di lapangan. Dampak ekonomi yang dihasilkan terbukti nyata dalam membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Sumsel. "Bayangkan, baru dari tiga (3) lini usaha Sultan Muda saja, mereka sudah mampu menyerap hingga 200 tenaga kerja. Ini luar biasa. Saya sangat optimis program Sultan Muda ini mempercepat bagi pengusaha muda kita untuk mempercepat kemajuan bisnisnya," tambahnya. Kepala OJK Sumsel, Arifin Susanto, turut mengapresiasi keberhasilan program Sultan Muda yang kini tidak hanya jago kandang, melainkan telah berhasil menembus pasar internasional. Tercatat, para Sultan Muda Sumsel telah sukses mengekspor berbagai komoditas unggulan daerah mulai dari produk turunan kelapa, rempah-rempah, hingga produk olahan kuliner tradisional khas Bumi Sriwijaya. Turut hadir Kepala Eksekutif Pengawasan Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keungan Digital, Dan Aset Kripto Adi Budiarso, Staf Khusus Menteri Komdigi RI Alfreno Kautsar Ramadhan dan OPD lainnya

06 Jul 2026 Baca arrow_forward
Sultan Muda Kopi: Menciptakan Pengusaha Kopi Mendunia dari Bumi Sriwijaya
Artikel

Sultan Muda Kopi: Menciptakan Pengusaha Kopi Mendunia dari Bumi Sriwijaya

Palembang, Senin, 06 Juli 2026 Sultan Muda Kopi dapat menjadi penguatan strategis dari Program 100.000 Sultan Muda Sumatera Selatan untuk melahirkan generasi muda yang tidak hanya menjadi pelaku usaha lokal, tetapi juga pengusaha kopi yang mampu bersaing di pasar nasional dan internasional. Dalam dokumen Program 100.000 Sultan Muda Sumsel, Sultan Muda didefinisikan sebagai generasi muda yang memiliki semangat kewirausahaan, kepemimpinan, dan inovasi untuk memajukan ekonomi serta masyarakat Sumatera Selatan; program ini juga menargetkan penciptaan 100.000 wirausaha muda, pembukaan lapangan kerja, peningkatan pertumbuhan ekonomi, dan pembentukan role model bagi generasi muda. Gagasan Sultan Muda Kopi menjadi relevan karena Sumatera Selatan memiliki kekuatan komoditas kopi yang besar. Pemberitaan terbaru menyebutkan bahwa Sumsel merupakan salah satu wilayah penghasil kopi terbesar di Indonesia, dengan lima daerah utama penghasil kopi, yaitu Lahat, Pagar Alam, Semendo Muara Enim, Ogan Komering Ulu Selatan, dan Empat Lawang. Komunitas Kopi Sriwijaya dibentuk bersama Dinas Koperasi dan UKM Sumsel karena komoditas kopi berasal dari Sumsel membutuhkan wadah yang mampu mengangkat identitasnya secara lebih luas. Pada Jumat, 3 Juli 2026, Rumah Kopi Sriwijaya menjadi lokasi verifikasi kunjungan lapangan Penghargaan Pembangunan Daerah tingkat provinsi. Kegiatan tersebut dihadiri berbagai unsur, antara lain Bank Indonesia Sumsel, DJPb Sumsel, Bappeda Sumsel, TGUPP, Tim Teknis Sultan Muda, serta Dinas Koperasi dan UKM Sumsel. Momentum ini menunjukkan bahwa Rumah Kopi Sriwijaya tidak hanya berfungsi sebagai tempat promosi produk, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi dalam mendukung Program Sultan Muda Sumsel. Dari sisi kebijakan daerah, Sultan Muda Kopi mendukung arah pembangunan Sumsel yang menekankan pertumbuhan ekonomi berbasis sumber daya lokal, penguatan kewirausahaan, serta perluasan kesempatan usaha. Dalam konteks tersebut, kopi tidak cukup hanya diposisikan sebagai hasil perkebunan, melainkan harus dikembangkan menjadi rantai nilai ekonomi yang lengkap: dari petani, prosesor pascapanen, roaster, barista, pemilik kedai, kreator konten, eksportir, hingga agregator merek. Dengan demikian, pemuda Sumsel dapat masuk ke berbagai lini usaha kopi, bukan hanya sebagai pekerja, tetapi sebagai pemilik bisnis. Dukungan pemerintah terhadap pengembangan pemuda kreatif juga terlihat dari kegiatan Eksplorasi Sultan Muda Sumsel di Agam Pisan Jilid 4 Palembang pada 30 Juni 2026. Pemerintah Provinsi Sumsel menilai ruang eksplorasi, kolaborasi, dan inovasi bagi anak muda penting untuk melahirkan generasi yang inovatif, berkarakter, dan siap menjadi penggerak pembangunan daerah. Gubernur Sumsel juga menegaskan bahwa kemajuan daerah sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia. Dalam pemberitaan lain pada 30 Juni 2026, Program Sultan Muda Sumsel disebut berpotensi menjadi motor pertumbuhan ekonomi daerah melalui lahirnya wirausahawan muda di berbagai sektor usaha. Kegiatan eksplorasi dilakukan untuk melihat langsung perkembangan usaha peserta program, dan pemerintah berharap program ini terus berekspansi ke berbagai jenis usaha serta memberi kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di Sumatera Selatan. Melalui skema Sultan Muda Kopi, proses pembinaan dapat dimulai dari rekrutmen pemuda berusia produktif yang memiliki ide bisnis kopi, usaha rintisan, atau ketertarikan pada rantai nilai kopi. Setelah itu, peserta perlu mengikuti inkubasi berbasis kebutuhan industri, seperti literasi kopi, cupping, roasting, manajemen kedai, desain kemasan, fotografi produk, pemasaran digital, pencatatan keuangan, QRIS, sertifikasi halal, Nomor Induk Berusaha, merek dagang, hingga kesiapan negosiasi dengan pembeli. Tahapan ini penting agar pelaku usaha muda tidak hanya memiliki produk, tetapi juga memiliki sistem bisnis yang kuat. Branding Kopi Sriwijaya dapat dijadikan identitas payung untuk menghubungkan berbagai merek kopi lokal Sumsel. Strategi ini tidak harus menghapus identitas daerah asal, tetapi menyatukannya dalam narasi besar: kopi dari Bumi Sriwijaya yang berkualitas, berkarakter, dan siap bersaing. Setiap daerah penghasil kopi tetap dapat menonjolkan kekhasannya, sementara Kopi Sriwijaya menjadi pintu masuk promosi bersama pada pameran, festival, marketplace, hotel, bandara, kafe, hingga jejaring diaspora Indonesia di luar negeri. Agar mampu mendunia, Sultan Muda Kopi perlu diarahkan pada tiga agenda utama. Pertama, standardisasi mutu, yaitu memastikan bahan baku, proses pascapanen, roasting, penyimpanan, dan kemasan memenuhi standar pasar. Kedua, penguatan legalitas dan sertifikasi, karena pasar modern dan ekspor menuntut dokumen usaha, keamanan pangan, halal, merek, barcode, dan kesiapan administrasi. Ketiga, pemasaran terpadu, yaitu membangun promosi digital, katalog ekspor, storytelling produk, video pendek, kolaborasi dengan barista, serta aktivasi komunitas kopi. Dampak sosial dan ekonominya dapat dirasakan secara luas. Petani mendapat peluang harga lebih baik karena produknya masuk ke rantai nilai yang lebih tertata. Anak muda memperoleh ruang usaha baru sebagai roaster, barista, pemilik kedai, reseller, eksportir, desainer kemasan, fotografer produk, dan pengelola pemasaran digital. UMKM kopi juga memperoleh peluang naik kelas melalui pendampingan, pembiayaan, legalitas, dan perluasan pasar. Pada akhirnya, Sultan Muda Kopi bukan hanya program pelatihan, tetapi ekosistem penciptaan pengusaha muda berbasis komoditas unggulan daerah. Dengan dukungan Pemprov Sumsel, Dinas Koperasi dan UKM, Rumah Kopi Sriwijaya, perbankan, OJK, BI, Bappeda, perguruan tinggi, komunitas kopi, dan pelaku usaha, Sultan Muda Kopi dapat menjadi model pengembangan kewirausahaan daerah yang konkret. Program ini mempertemukan potensi komoditas, energi generasi muda, teknologi digital, dan strategi branding dalam satu arah besar: menjadikan kopi Sumatera Selatan semakin dikenal, dibeli, dan dihargai di tingkat nasional hingga internasional. Sultan Muda Kopi adalah jalan untuk menjadikan pemuda bukan hanya penikmat kopi, tetapi pencipta nilai ekonomi kopi. Dari kebun, kedai, komunitas, hingga pasar dunia, Kopi Sriwijaya dapat menjadi simbol baru kebangkitan wirausaha muda Sumatera Selatan. Rujukan MonperaID. (2026, Juni 30). Gubernur Sumsel optimis Program Sultan Muda Sumsel jadi motor pertumbuhan ekonomi daerah. MONPERA.ID. https://monpera.id/gubernur-sumsel-optimis-program-sultan-muda-sumsel-jadi-motor-pertumbuhan-ekonomi-daerah/ Maya A. (2026, Juli 5). Kopi Sriwijaya miliki 18 merek kopi lokal di Sumatera Selatan, turut berkontribusi Program Sultan Muda Pemprov. JuraganPalembang.id. https://www.juraganpalembang.id/bisnis/117817333807/kopi-sriwijaya-miliki-18-merek-kopi-lokal-di-sumatera-selatan-turut-berkontribusi-program-sultan-muda-pemprov Satu Data Sumsel. (2026, Juni 30). Gubernur Herman Deru tinjau Eksplorasi Sultan Muda Sumsel di Agam Pisan Jilid 4, kembangkan potensi generasi muda. Satu Data Sumsel. https://satudata.sumselprov.go.id/publikasi/berita/gubernur-herman-deru-tinjau-eksplorasi-sultan-muda-sumsel-di-agam-pisan-jilid-4kembangkan-potensi-generasi-muda

06 Jul 2026 Baca arrow_forward
Call For Contributors: SULTAN MUDA SUMSEL
Artikel

Call For Contributors: SULTAN MUDA SUMSEL

Saatnya berkontribusi untuk Sumatera Selatan yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing global. Program Sultan Muda Sumsel membuka kesempatan bagi generasi muda, akademisi, praktisi, komunitas, dan pelaku usaha untuk menjadi bagian dari gerakan besar pengembangan ekosistem kewirausahaan dan inovasi daerah. Kami percaya bahwa ide, karya, dan kontribusi nyata dari Anda dapat menjadi penggerak transformasi ekonomi dan sosial di Sumatera Selatan. Melalui platform Sultan Muda Sumsel, setiap gagasan memiliki peluang untuk berkembang, terhubung, dan memberikan dampak yang luas. Siapa yang kami cari? Kami mengundang Anda yang memiliki minat dan kompetensi di bidang: 1. Kewirausahaan dan UMKM 2. Digitalisasi bisnis dan teknologi informasi 3. Ekonomi kreatif dan inovasi 4. Pendidikan dan pengembangan SDM 5. Komunikasi, media, dan konten digital 6. Riset dan pengabdian kepada masyarakat Bentuk kontribusi yang dapat diajukan: 1. Artikel atau opini inspiratif 2. Hasil riset atau kajian ilmiah 3. Studi kasus bisnis/UMKM 4. Konten edukasi dan literasi digital 5. Ide program atau inovasi berbasis masyarakat 6. Pengalaman praktik terbaik (best practices) Kontribusi terbaik akan dipublikasikan melalui platform resmi Sultan Muda Sumsel dan berkesempatan menjadi bagian dari pengembangan program strategis daerah. Mengapa bergabung? 1. Menjadi bagian dari gerakan pembangunan daerah berbasis inovasi 2. Mendapatkan eksposur dan jejaring kolaborasi lintas sektor 3. Berkontribusi langsung pada penguatan ekosistem UMKM dan ekonomi digital 4. Mendukung visi Sumatera Selatan menuju Sumsel Maju, Mandiri, dan Berkelanjutan Cara bergabung: Kirimkan karya dan profil singkat Anda ke email berikut: 📩 sultanmuda@sumselprov.go.id Subjek email: [Call for Contributor – Nama Anda] Sertakan: 1. Nama lengkap 2. Instansi/komunitas (jika ada) 3. Deskripsi singkat kontribusi 4. File karya (format PDF/Word/link jika ada) Mari bersama membangun masa depan Sumatera Selatan melalui kolaborasi, inovasi, dan semangat Sultan Muda. Sultan Muda Sumsel Wadah Kolaborasi, Inovasi, dan Aksi Nyata Generasi Muda Sumatera Selatan Sukseskan Program 100.000 Sultan Muda Sumsel

20 Apr 2026 Baca arrow_forward
Informasi

Berita & Pengumuman

Pemprov Sumsel dan OJK Luncurkan Kredit Sultan Muda & Bantuan 1.000 Akun Canva Premium
Artikel

Pemprov Sumsel dan OJK Luncurkan Kredit Sultan Muda & Bantuan 1.000 Akun Canva Premium

06 Juli 2026 Palembang. Komitmen Pemprov Sumatera Selatan dalam mencetak dan memperkuat ekosistem pengusaha muda lokal terus dipacu. Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, secara resmi membuka gelaran Sultan Muda Fair 2026 yang mengusung tagline strategis “Literasi Keuangan dan Kewirausahaan Digital”. Berlangsung di Kantor Otoritas Jasa Keuangan Regional 7 Sumsel, Senin (6/7/2026). Dalam sambutannya, Herman Deru mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam atas kolaborasi kuat dari berbagai instansi—mulai dari OJK, Bank Indonesia (BI), Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), hingga stakeholder lainnya yang konsisten mengawal pertumbuhan para wirausahawan muda yang dijuluki "Sultan Muda Sumsel". "Anak-anak muda kita harus adaptif dengan kecanggihan teknologi yang maju begitu cepat. Sebagai bentuk nyata akselerasi digital, hari ini diberikan bantuan 1.000 akun Canva Premium untuk para Sultan Muda agar produk mereka bisa bersaing dari segi visual dan pemasaran," ujar Herman Deru. Gubernur juga menceritakan pengalamannya saat meninjau langsung unit usaha para pengusaha muda ini di lapangan. Dampak ekonomi yang dihasilkan terbukti nyata dalam membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Sumsel. "Bayangkan, baru dari tiga (3) lini usaha Sultan Muda saja, mereka sudah mampu menyerap hingga 200 tenaga kerja. Ini luar biasa. Saya sangat optimis program Sultan Muda ini mempercepat bagi pengusaha muda kita untuk mempercepat kemajuan bisnisnya," tambahnya. Kepala OJK Sumsel, Arifin Susanto, turut mengapresiasi keberhasilan program Sultan Muda yang kini tidak hanya jago kandang, melainkan telah berhasil menembus pasar internasional. Tercatat, para Sultan Muda Sumsel telah sukses mengekspor berbagai komoditas unggulan daerah mulai dari produk turunan kelapa, rempah-rempah, hingga produk olahan kuliner tradisional khas Bumi Sriwijaya. Turut hadir Kepala Eksekutif Pengawasan Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keungan Digital, Dan Aset Kripto Adi Budiarso, Staf Khusus Menteri Komdigi RI Alfreno Kautsar Ramadhan dan OPD lainnya

06 Jul 2026 Baca arrow_forward
Sultan Muda Kopi: Menciptakan Pengusaha Kopi Mendunia dari Bumi Sriwijaya
Artikel

Sultan Muda Kopi: Menciptakan Pengusaha Kopi Mendunia dari Bumi Sriwijaya

Palembang, Senin, 06 Juli 2026 Sultan Muda Kopi dapat menjadi penguatan strategis dari Program 100.000 Sultan Muda Sumatera Selatan untuk melahirkan generasi muda yang tidak hanya menjadi pelaku usaha lokal, tetapi juga pengusaha kopi yang mampu bersaing di pasar nasional dan internasional. Dalam dokumen Program 100.000 Sultan Muda Sumsel, Sultan Muda didefinisikan sebagai generasi muda yang memiliki semangat kewirausahaan, kepemimpinan, dan inovasi untuk memajukan ekonomi serta masyarakat Sumatera Selatan; program ini juga menargetkan penciptaan 100.000 wirausaha muda, pembukaan lapangan kerja, peningkatan pertumbuhan ekonomi, dan pembentukan role model bagi generasi muda. Gagasan Sultan Muda Kopi menjadi relevan karena Sumatera Selatan memiliki kekuatan komoditas kopi yang besar. Pemberitaan terbaru menyebutkan bahwa Sumsel merupakan salah satu wilayah penghasil kopi terbesar di Indonesia, dengan lima daerah utama penghasil kopi, yaitu Lahat, Pagar Alam, Semendo Muara Enim, Ogan Komering Ulu Selatan, dan Empat Lawang. Komunitas Kopi Sriwijaya dibentuk bersama Dinas Koperasi dan UKM Sumsel karena komoditas kopi berasal dari Sumsel membutuhkan wadah yang mampu mengangkat identitasnya secara lebih luas. Pada Jumat, 3 Juli 2026, Rumah Kopi Sriwijaya menjadi lokasi verifikasi kunjungan lapangan Penghargaan Pembangunan Daerah tingkat provinsi. Kegiatan tersebut dihadiri berbagai unsur, antara lain Bank Indonesia Sumsel, DJPb Sumsel, Bappeda Sumsel, TGUPP, Tim Teknis Sultan Muda, serta Dinas Koperasi dan UKM Sumsel. Momentum ini menunjukkan bahwa Rumah Kopi Sriwijaya tidak hanya berfungsi sebagai tempat promosi produk, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi dalam mendukung Program Sultan Muda Sumsel. Dari sisi kebijakan daerah, Sultan Muda Kopi mendukung arah pembangunan Sumsel yang menekankan pertumbuhan ekonomi berbasis sumber daya lokal, penguatan kewirausahaan, serta perluasan kesempatan usaha. Dalam konteks tersebut, kopi tidak cukup hanya diposisikan sebagai hasil perkebunan, melainkan harus dikembangkan menjadi rantai nilai ekonomi yang lengkap: dari petani, prosesor pascapanen, roaster, barista, pemilik kedai, kreator konten, eksportir, hingga agregator merek. Dengan demikian, pemuda Sumsel dapat masuk ke berbagai lini usaha kopi, bukan hanya sebagai pekerja, tetapi sebagai pemilik bisnis. Dukungan pemerintah terhadap pengembangan pemuda kreatif juga terlihat dari kegiatan Eksplorasi Sultan Muda Sumsel di Agam Pisan Jilid 4 Palembang pada 30 Juni 2026. Pemerintah Provinsi Sumsel menilai ruang eksplorasi, kolaborasi, dan inovasi bagi anak muda penting untuk melahirkan generasi yang inovatif, berkarakter, dan siap menjadi penggerak pembangunan daerah. Gubernur Sumsel juga menegaskan bahwa kemajuan daerah sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia. Dalam pemberitaan lain pada 30 Juni 2026, Program Sultan Muda Sumsel disebut berpotensi menjadi motor pertumbuhan ekonomi daerah melalui lahirnya wirausahawan muda di berbagai sektor usaha. Kegiatan eksplorasi dilakukan untuk melihat langsung perkembangan usaha peserta program, dan pemerintah berharap program ini terus berekspansi ke berbagai jenis usaha serta memberi kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di Sumatera Selatan. Melalui skema Sultan Muda Kopi, proses pembinaan dapat dimulai dari rekrutmen pemuda berusia produktif yang memiliki ide bisnis kopi, usaha rintisan, atau ketertarikan pada rantai nilai kopi. Setelah itu, peserta perlu mengikuti inkubasi berbasis kebutuhan industri, seperti literasi kopi, cupping, roasting, manajemen kedai, desain kemasan, fotografi produk, pemasaran digital, pencatatan keuangan, QRIS, sertifikasi halal, Nomor Induk Berusaha, merek dagang, hingga kesiapan negosiasi dengan pembeli. Tahapan ini penting agar pelaku usaha muda tidak hanya memiliki produk, tetapi juga memiliki sistem bisnis yang kuat. Branding Kopi Sriwijaya dapat dijadikan identitas payung untuk menghubungkan berbagai merek kopi lokal Sumsel. Strategi ini tidak harus menghapus identitas daerah asal, tetapi menyatukannya dalam narasi besar: kopi dari Bumi Sriwijaya yang berkualitas, berkarakter, dan siap bersaing. Setiap daerah penghasil kopi tetap dapat menonjolkan kekhasannya, sementara Kopi Sriwijaya menjadi pintu masuk promosi bersama pada pameran, festival, marketplace, hotel, bandara, kafe, hingga jejaring diaspora Indonesia di luar negeri. Agar mampu mendunia, Sultan Muda Kopi perlu diarahkan pada tiga agenda utama. Pertama, standardisasi mutu, yaitu memastikan bahan baku, proses pascapanen, roasting, penyimpanan, dan kemasan memenuhi standar pasar. Kedua, penguatan legalitas dan sertifikasi, karena pasar modern dan ekspor menuntut dokumen usaha, keamanan pangan, halal, merek, barcode, dan kesiapan administrasi. Ketiga, pemasaran terpadu, yaitu membangun promosi digital, katalog ekspor, storytelling produk, video pendek, kolaborasi dengan barista, serta aktivasi komunitas kopi. Dampak sosial dan ekonominya dapat dirasakan secara luas. Petani mendapat peluang harga lebih baik karena produknya masuk ke rantai nilai yang lebih tertata. Anak muda memperoleh ruang usaha baru sebagai roaster, barista, pemilik kedai, reseller, eksportir, desainer kemasan, fotografer produk, dan pengelola pemasaran digital. UMKM kopi juga memperoleh peluang naik kelas melalui pendampingan, pembiayaan, legalitas, dan perluasan pasar. Pada akhirnya, Sultan Muda Kopi bukan hanya program pelatihan, tetapi ekosistem penciptaan pengusaha muda berbasis komoditas unggulan daerah. Dengan dukungan Pemprov Sumsel, Dinas Koperasi dan UKM, Rumah Kopi Sriwijaya, perbankan, OJK, BI, Bappeda, perguruan tinggi, komunitas kopi, dan pelaku usaha, Sultan Muda Kopi dapat menjadi model pengembangan kewirausahaan daerah yang konkret. Program ini mempertemukan potensi komoditas, energi generasi muda, teknologi digital, dan strategi branding dalam satu arah besar: menjadikan kopi Sumatera Selatan semakin dikenal, dibeli, dan dihargai di tingkat nasional hingga internasional. Sultan Muda Kopi adalah jalan untuk menjadikan pemuda bukan hanya penikmat kopi, tetapi pencipta nilai ekonomi kopi. Dari kebun, kedai, komunitas, hingga pasar dunia, Kopi Sriwijaya dapat menjadi simbol baru kebangkitan wirausaha muda Sumatera Selatan. Rujukan MonperaID. (2026, Juni 30). Gubernur Sumsel optimis Program Sultan Muda Sumsel jadi motor pertumbuhan ekonomi daerah. MONPERA.ID. https://monpera.id/gubernur-sumsel-optimis-program-sultan-muda-sumsel-jadi-motor-pertumbuhan-ekonomi-daerah/ Maya A. (2026, Juli 5). Kopi Sriwijaya miliki 18 merek kopi lokal di Sumatera Selatan, turut berkontribusi Program Sultan Muda Pemprov. JuraganPalembang.id. https://www.juraganpalembang.id/bisnis/117817333807/kopi-sriwijaya-miliki-18-merek-kopi-lokal-di-sumatera-selatan-turut-berkontribusi-program-sultan-muda-pemprov Satu Data Sumsel. (2026, Juni 30). Gubernur Herman Deru tinjau Eksplorasi Sultan Muda Sumsel di Agam Pisan Jilid 4, kembangkan potensi generasi muda. Satu Data Sumsel. https://satudata.sumselprov.go.id/publikasi/berita/gubernur-herman-deru-tinjau-eksplorasi-sultan-muda-sumsel-di-agam-pisan-jilid-4kembangkan-potensi-generasi-muda

06 Jul 2026 Baca arrow_forward
SULTAN MUDA FAIR 2026 Literasi Keuangan dan Kewirausahaan Digital
Pengumuman

SULTAN MUDA FAIR 2026 Literasi Keuangan dan Kewirausahaan Digital

SULTAN MUDA FAIR 2026 - Literasi Keuangan dan Kewirausahaan Digital ✨ Siap menjadi bagian dari generasi muda yang cakap digital, cerdas finansial? 🚀 OJK bersama Pemerintah Provinsi Sumsel, didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Digital RI, menggelar Sultan Muda Fair 2026 untuk meningkatkan literasi keuangan, mendorong kewirausahaan digital, serta memperluas akses pembiayaan bagi generasi muda Sumsel. 📅 Senin, 6 Juli 2026 🕐 09.00 WIB – selesai 📍 Ballroom Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan Hadir dalam kesempatan ini: 👤 Dr. H. Herman Deru – Gubernur Sumatera Selatan 👤 Adi Budiarso – Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK Nantikan berbagai rangkaian kegiatan menarik: ✨ Digital Financial Literacy & Youngpreneur Summit ✨ Digital Creative Workshop with Canva ✨ Financial & Entrepreneur Expo ✨ Soft Launching Kredit Sultan Muda ✨ Bantuan Akun Canva Premium bagi 1.000 Pengusaha Muda Mari bersama wujudkan generasi muda yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing untuk mendukung Sumsel Maju Terus untuk Semua. #SultanMudaFair2026 #SultanMudaSumsel #OJK #Komdigi #PemprovSumsel 17h

02 Jul 2026 Baca arrow_forward
Bank Indonesia Sumatera Selatan Buka Rekrutmen Sultan Muda Digital 2026 untuk UMKM dan Start Up
Pengumuman

Bank Indonesia Sumatera Selatan Buka Rekrutmen Sultan Muda Digital 2026 untuk UMKM dan Start Up

Bank Indonesia Sumatera Selatan membuka kesempatan bagi pelaku UMKM dan start up di Sumatera Selatan untuk bergabung dalam program Sultan Muda Digital 2026. Program ini ditujukan untuk mendorong pengembangan usaha berbasis digital serta memperkuat kapasitas pelaku usaha agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar saat ini. Program Sultan Muda Digital 2026 terbuka bagi UMKM atau start up yang berdomisili di Sumatera Selatan, memiliki usaha yang telah berjalan minimal dua tahun, serta memiliki komitmen untuk mengikuti seluruh rangkaian program. Peserta juga diharapkan memiliki minat kuat dalam pengembangan usaha berbasis digital. Adapun tahapan kegiatan dimulai dengan masa pendaftaran pada 1–17 Juni 2026, dilanjutkan dengan proses seleksi dan kurasi pada 18–19 Juni 2026. Pengumuman peserta terpilih akan dilaksanakan pada 20 Juni 2026, sedangkan pelaksanaan program dijadwalkan berlangsung pada 22–24 Juni 2026. Bagi pelaku UMKM dan start up yang berminat, pendaftaran dapat dilakukan paling lambat 17 Juni 2026 melalui tautan: https://bit.ly/sultanmudadigital2026 Informasi lebih lanjut dapat menghubungi narahubung Sdr. Dian melalui WhatsApp di nomor 088808797979. Melalui program ini, diharapkan UMKM dan start up di Sumatera Selatan dapat semakin siap dalam melakukan transformasi digital, meningkatkan daya saing usaha, serta memperluas peluang pengembangan bisnis secara berkelanjutan.

15 Jun 2026 Baca arrow_forward
SULTAN MUDA XPORA 2026
Pengumuman

SULTAN MUDA XPORA 2026

Pengembangan wirausaha muda jadi kunci pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui penguatan ekosistem, diharapkan lahir pengusaha muda yang mampu meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan daerah dan memperluas akses pasar global 🌏 Keberhasilan Ekspor Kopi Sumatera Selatan tahun 2025 menjadi bukti nyata bahwa potensi daerah mampu bersaing di tingkat internasional. Pada tahun ini, OJK Provinsi Sumsel kembali berkolaborasi bersama Pemerintah Daerah dan stakeholders untuk melanjutkan ekosistem ekspor tersebut melalui akselerasi Program 100.000 Sultan Muda. SULTAN MUDA XPORA 2026 “Akselerasi Ekspor Sumsel melalui Penguatan Sultan Muda dan Keuangan Inklusif” 📅 21 April 2026 📍 Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan Jangan sampai terlewat! Siapkan dirimu untuk menjadi bagian dari penguatan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan 🤩

20 Apr 2026 Baca arrow_forward
INKUBI UMKM Sumsel 2026
Pengumuman

INKUBI UMKM Sumsel 2026

BI Sumsel bersama dengan Pemprov Sumsel menghadirkan Program INKUBI UMKM Sumsel (Inkubasi Bisnis UMKM Sumsel) sebagai komitmen dalam mendukung pengembangan UMKM agar lebih adaptif, inovatif, dan berdaya saing di era digital 💪🏻 💡 Program ini mencakup penguatan pada aspek: * Digital Presence * Digital Marketing * Digital Operation * Onboarding ke marketplace * Strategi bisnis berkelanjutan 🎯 Program ini ditujukan bagi pelaku usaha yang: * Telah memiliki usaha atau sedang dalam tahap perintisan * Memiliki komitmen untuk meningkatkan skala usaha * Siap bertransformasi digital dan memperluas jangkauan pasar 📅 Periode pendaftaran: 15–19 April 2026 💸 Tidak dipungut biaya 🔗 Daftar melalui: https://bit.ly/INKUBI2026 Mari memanfaatkan kesempatan ini untuk mempersiapkan usaha yang lebih unggul dan berkelanjutan. #YukPersiapkanUsahamu bersama INKUBI! 🤩 #diSetiapMaknaIndonesia #BISumsel #SultanMuda #sumsel

20 Apr 2026 Baca arrow_forward
Sultan Muda

Gabung Menjadi Sultan Muda Sekarang

Langkah pertama yang tepat menuju ekosistem terpadu kelas provinsi.

Daftar Sekarang
Berita Resmi

Berita Terkini Sumatera Selatan

Kunjungi Portal open_in_new
Memuat berita terkini...